Home » »
Amoe Hirata | 03.38 | 0 komentar
بسم الله الرحمن الرحيم
Belajar Dari Tubuh Manusia
(و في أنفسكم أفلا تبصرون)
Sebagai seorang manusia kita telah diberikan oleh Allah subhaanahu wata`ala dengan berbagai kenikmatan yang banyak sekali sampai-sampai kalau kita akan menghitung nikmat tersebut maka kita tidak akan mampu enghitungnya walau dengan alat secanggih apaunوأن تعدوا نعمت الله لا تحصوها
Dalam sebuah ayat al-Quran dijelaskan bahwa:"jika semua pepohonan dijadikan pena dan segenap lautan di jadikan tintanya untuk menghitung nikamat Allah maka, tinta itu akan habis sebelum selesai menghitungnya".
oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan mencoba merenungi salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah ta`aala yaitu berupa tubuh manusia.Bila kita mau mengamati,merenungi tubuh kita maka kita akan mendapatkan pelajara-pelajaran pada poin berikut ini:
1.Tidak setatis ,selalu dinamis dan butuh istirahat
sebagai seorang manusia kita tidak boleh hanya diam saja artinya kita harus bergerak untuk melakukan perbuatan yang bermanfaat bagi kita.Jangan sampai kita setatis,monoton dan tidak melakukan apa-apa.Bila kita menapaktilasi kehidupan orang-orang besar dari jaman baheola sampai sekarang bahkan sampai kiamat maka akan kita dapati bahwa kehidupan mereka dinamis tidak berpangku tangan,mereka selalu bergerak untuk senantiasa lebih maju hal itu tak lain adalah demi terealiasinya cita-cita mereka.Maka tak mengherankan jika mereka mendapatkan apa yang mereka angankan.Hal ini juga tidak hanya terbatas hanya pada tujuan positif saja,tujuan negatif pun harus memerlukan pergerakan jika mau berhasil(ini bukan berarti saya menganjurkan agar berbut negatif akan tetapi lebih dari iru bahwa, yang saya tekankan adalah kalau kita ingin sukses kita harus bergerak)maka dari itu kita harus senantiasa dinamis,bergerak dan tidak setatis agar kita sukses.
Di dalam ayat al-Quran pun telah disinggung bahwa Allah ta`aala menciptakan kematian dan kehidupan tujuanya adalah menguji siapa diantara manusia yang paling baik amalanya.Amalan yang baik adalah menggambarkan tentang kedinamisan.wallahu a`lam.
Oleh karena itu saya ingatkan kepada pembaca, kita sebagai manusia harus senantiasa dinamis.Kalau kita tidak dinamis maka kita tak ubahnya bagaikan mayat dan benda mati.
Tetapi perlu diingat bahwa kedinamisan tersebut tidak terus menerus akan tetapi perlu adanya refresing(istirahat)untuk kesehatan badan kita.Artinya kita butuh waktu istirahat untuk mengadakan evaluasi terhadap pergerakan kita agar dalam pergerakan selanjutnya tidak mengalami kegagalan.
2.Terorganisir di komandoi otak di kepalai hati.
Kalau kita mau merenungkan keharmonisan yang terjadi dalam tubuh kita maka akan kita dapati bahwa tubuh kita sangat terorganisir dengan baik , semua bergerak secara rapi sesuai dengan sepesialisai masing-masing yang di komandoi otak dan di kepalai hati.Itu artinya sebagai manusia kita harus terorganisir dengan baik.Dalam sekala khusus kita harus bisa menjadikan diri kita terorganisir dan dalam sekala umum kita harus beroraganisasi(karena kalau kita hanya bergerak sendiri tanpa terorganisir dengan baik maka kita tidak akan berhasil).Karena itulah imam Ali pernah berujar;"kebatilan yang terorganisir dengan baik akan mengalahka kebenaran yang tidak terorganisir".Sebagai pelajaran dari situ kita harus terorganisir tapi jangan sampai terjebak dalam rutinitas karena hal itu akan menimbulkan kejemuan yang akan berakibat kemonotonan.
3.Saling bantu-membantu antara satu sama lain.
Kita dapati bahwa antara satu anggota tubuh dengan anggota tubuh yang lain saling membantu.Misal saja ketika perut merasa lapar maka dengan segera dilaporkan ke otak kemudian otak menyuruh tangan untuk membuatlmencari makanan setelah makanan ada maka dikirim oleh tangan ke mulut sesampainya di mulut maka maka makanan itu dikunyah sampai lembut baru setelah itu ditelan oleh leher untuk kemudian dimasukkan ke perut dan dicerna demi setabilitas dan eksisten si jasad itu sendiri.Dari uraian tersebut mengajarkan kepada kita agar saling membantu terhadap sesama manusia karena apa pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial yang berarti satu individu tidak akan mampu hidup tanpa adanya bantuan orang lain.Dari situ kita harus salaing membantu terhadap sesama.Tapi, hanya dalam kebaikan dan kebajikan sajaوتعاونوا علي البر والتقوي ولا تعاون علي الأثم والعدوان
4.Saling melengkapi
sebagai manusia kita tidak ada yang sempurna oleh karena itu kita harus saling membantu satu sama lain saling melengkapi.
5.Amanat terhadap tugas masing-masing dan dan taat terhadap atasan.
Coba kita bayangkan apa jadinya kalau kaki tidak amanah dalam menjalankan tugasnya untuk berjalan? demikian mata tidak mau melihat,telinga tidak mau mendengar,hidung tidak mau mencium,otak dan hati sudah tidak ditaati, maka sudah pasti kerusakanlah yang akan terjadi.Inilah pentingnya agar kita dalam aktivitas kita baik sebagai mahlik Allah atau sebagai pemegang jabatan dalam instasansi atau organisasi tertentu maka kita harus benar-benar amanah dan taat kepada atasan kita.Kepada Allah dan rosul-Nya kita wajib taat dan amanah dan kepada pemimpin kita kita taat sepanjang dia tidak menyelisihi perintah Allah.
6.Beramal secara jama`i(kolektif) tidak fardi(individual).
Untuk mencapai sebuah keberhasilan dalam hal apapun baik dakwah, organisasi dan lain-lainya kita wajib melakukanya dengan kolektif karna sebagaimana paparan di atas manusia sarat akan kelemahan maka dari itu agar sukses maka perlu kerja kolektif.عليكم بالجماعة
7.Tugasnya beragam sesuai dengan kapabilitas dan tugas yang di emban.
Karena manusia sarat akan kelemahan maka perlu ada sepesialisasi yang kesemuanya itu saling melengkapi.Jadi dalam bekerja kita harus profesional.
8.Butuh perawatan dan keseimbangan.
Kita tidak hanya beraktifitas belaka tanpa memperdulikan tubuh kita,akan tetapi harusdan perlu adanya perawatan dan keseimbangan sehingga kita dapat melakukan aktifitas kita dengan baik.
9.Tidak ada kecemburuan sosial.
pernah ga kita mendengar kuping cemburu sama akal atau kaki cemburu sama tangan?tentu saja kita akan menjawab tidak.Oleh karena itu dalam menunaikan tugas kita tidak perlu cemburu asal sesuai dengan kapabilitas kita masing-masing.
10.Komunikasi antar anggota berjalan efektif dan harmonis.
Ini mengajarkan kepada kita agar pandai berkomunikasi sehingga terjadi keharmonisan dan ke efektifan ini berlaku pada organisasi apapun.
Mungkin demikianlah renungan yang dapat saya tulis kali ini.Sebenarnya masih banyak sekali pelajaran yang kita dapat ambil dari tubuh kita.Akan tetapi, saya rasa hal-hal diatas sudah cukup mewakili.akhir kata semoga ini bisa kita jadikan pelajaran dan bermanfaat bagi kita semua.
والسلام علي من اتبع الهدي
Share this article :

0 komentar:

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sang Pemburu Makna - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger